Welcome to my blog :)

rss

16 Mei 2009

ANIMALIA

ANIMALIA

  • Phylum Porifera

    • Kelas Calcarea

    • Kelas Hexactinellida

    • Kelas Demospongia

  • Phylum Coelenterata

    • Kelas Anthozoa

    • Kelas Hydrozoa

    • Kelas Schyphozoa

    • Kelas Ctenophora

  • Vermes (cacing)

    • Phylum Platyhelminthes

      • Kelas Tubellaria

      • Kelas Trematoda

      • Kelas Cestoda

    • Phylum Nemathelminthes/Nematoda

    • Phylum Annelida

      • Kelas Polychaeta

      • Kelas Olygochaeta

      • Kelas Hirudinae

  • Phylum Mollusca

    • Kelas Bivalvia

    • Kelas Pelecypoda

    • Kelas Lamellibranchiata

    • Kelas Gastropoda

    • Kelas Cephalopoda

      • Ordo Tetrabranchiata

      • Ordo Dibranchiata

  • Phylum Echinodermata

    • Kelas Crinoidea

    • Kelas Asteroidea

    • Kelas Ophiuroidea

    • Kelas Echinoidea

    • Kelas Holothuroidea

  • Phylum Antrophoda

    • Kelas Crustaceae/Decapoda

      • Sub kelas Entomostracea

      • Sub kelas Malacostraca

    • Kelas Myriopoda

      • Sub kelas Chilopoda

      • Sub kelas Diplopoda

    • Kelas Arachnadea

      • Sub kelas Arachnidda

      • Sub kelas Acaarina

      • Sub kelas Scorpionida

    • Kelas Insekta/Hexapoda

      • Sub kelas Apterygota

        • Ordo Collembola

        • Ordo Thysanura

      • Sub kelas Pterygota

        • Ordo Odonata

        • Ordo Orthoptera

        • Ordo Isoptera atau Archiptera

        • Ordo Hemiptera

        • Ordo Homoptera

        • Ordo Coleoptera

        • Ordo Lepidoptera

        • Ordo Diptera

        • Ordo Siphonaptera

        • Ordo Hymenoptera

    • Phylum Chordata

      • Sub phylum Urochordata

      • Sub phylum Cephalochordata

      • Sub phylum Vertebrata

        • Pisces

          • Kelas Agnatha

          • Kelas Chonodrichthyes

          • Kelas Osteichthyes

        • Tetrapoda

          • Kelas Amphibia

          • Kelas Reptilia

          • Kelas Aves

          • Kelas Mammalia

Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik

Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik

Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok

Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam BelajaR

Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan

Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin


Aku Tidak Malu Jadi Orang Indonesia
H Rosihan Anwar

Aku tidak malu jadi orang Indonesia ...
Biar orang bilang apa saja, biar, biar ...
Indonesia negara paling korup di dunia
Indonesia negara gagal
Indonesia negara lemah
Indonesia melanggar HAM
Elite Indonesia serakah harta dan kekuasaan

Presiden-presiden Indonesia dilecehkan humoris
Dengarlah, Bung Karno dimanfaatkan komunis
Pak Harto dimanfaatkan putra-putrinya
Habibie dimanfaatkan konco-konconya
Gus Dur dimanfaatkan tukang pijitnya
Megawati dimanfaatkan suaminya

Catatlah, Bung Karno menciptakan keamanan dan persatuan bangsa
Pak Harto menciptakan kemakmuran bangsa dan keluarganya
Habibie menciptakan demonstrasi
Gus Dur menciptakan partai kebangkitan bangsa
Megawati menciptakan kenaikan-kenaikan harga

Alah mak, Bung Karno turun dari presiden karena Supersemar
Pak Harto turun dari presiden karena superdemo
Habibie turun dari presiden karena supertransisi
Gus Dur turun dari presiden karena superskandal
Megawati turun-temurun jadi presiden

Maka Anda tahu sekarang kenapa Aku tidak malu jadi orang Indonesia

Indonesia punya istilah-istilah khas di dunia korupsi
Ada ahli gizi yang Nurcholis Madjid tidak mampu penuhi
Ada istilah angpao untuk uang atensi
Ada amplop untuk bikin kocek tebal berisi
Ada saweran duit untuk membayar pengacara hitam dan menyuap aparat
hukum
Ada prosedur untuk menilep uang rakyat dan institusi dilakukan
beramai-ramai oleh gubernur, bupati, walikota, anggota DPRD dan DPR
Ada tren yang kuat menguasai kaum koruptor

Simaklah sejarah bangsa dan Tanah Air
Semenjak dulu zaman kompeni
Pegawai VOC kirim laporan Kepada Heren Zeventien di Tanah Wolanda

Elke Regent Heeft zijn Chinees
Tiap Bupati punya orang Cinanya
Maknanya jelas pejabat feodal dihidupi pedagang Cina

Syahdan, Susuhunan Amangkurat II dari Mataram
Mengutus misi sembilan duta ke Batavia
Minta kepada Bapak Kompeni
Agar dikirimi cinderamata
Mulai dari ayam Belanda, kuda Persia hingga gadis Makassar
Jangan lupa putri Cina untuk jadi selir Raja

Kraton Kartasura menebar bau korupsi, seks dan duit
Ditambah intrik-intrik kalangan pangeran
Bagaimana kerajaan tidak akan binasa?

Itulah warisan sejarah dari generasi ke generasi
Sehingga yang tampak kini di bumi persada Pertiwi
Adalah kiriman genetik kepada kita semua
Anda dan aku tidak terlepas dari hukumnya
Maka Anda tahu sekarang kenapa

Aku tidak malu jadi orang Indonesia
Sebab memang begitulah nasibku
Kismet, kata orang bijak-bestari

Korupsi adalah sejenis vampir
Makhluk halus bangkit kembali dari kubur
Kemudian keluar pada malam hari
Dan mengisap darah manusia yang sedang tidur
Di layar film Hollywood wujudnya adalah Count Dracula yang bertaring
Diperankan aktor Bela Lugosi
Vampir yang hilang kesaktiannya bila terkena sinar matahari
Akan tetapi drakula-drakula Indonesia tetap perkasa
Beroperasi 24 jam, ya malam ya siang mencari korban

Sehingga sia-sialah aksi melawan korupsi membasmi drakula
Yang telah merasuki rongga dan jiwa aparat negara
Yang membuat media memberitakan
Akibat bisnis keluarga pejabat, Tutut-Tutut baru bermunculan.
Aku orang terpasung dalam terungku kaum penjarah harta negara
Akan aneh bila berkata aku malu jadi orang Indonesia

Sorry ya, Aku tidak malu jadi orang Indonesia
Kuhibur diri dengan sajakku magnus opus karya sang Empu
Sajak pendek yang berbunyi:
Katakan beta
Manatah batas
Antar gila Dengan waras

Sorry ya, inilah puisiku melawan korupsi
Siapa takut?

BUNGA

Bunga tropis satu ini memang elok dipandang. Kuntum bunganya membentuk rosset dengan semburat warna terang di tengahnya. Bunganya beraroma harum lamat-lamat membuat kamboja seolah menyimpan pesona mistis. Belakangan, kamboja semakin digemari karena mengandung aneka manfaat.

Banyak orang mengira kamboja berasal negara Kamboja. Dugaan ini keliru karena ternyata tanaman ini berasal dari daratan Amerika Tengah.
Kamboja (Plumeria SP) ditemukan Charles Plumier (1646-1706), botanis asal Perancis. Untuk mengingat sang penemu, nama belakang charles Plumier diabadikan menjadi nama latin bunga ini.

Keluarga Kamboja
Kapan dan bagaimana kamboja menyebar ke Indonesia, tak ada data yang pasti. Menurut beberapa sumber, tanaman kamboja menyebar ke Indonesia melalui Belanda.
Satu hal yang pasti, Indonesia juga memiliki varietas kamboja asli: jenis kamboja berbunga putih dengan bagian dalam berwarna kuning. Bunganya berukuran kecil dengan kelopak yang tidak terbuka penuh saat mekar. Kamboja jenis ini banyak di temukan di Jawa dan tempat-tempat peribadatan di Bali.
Pakar botanis menemukan empat jenis (spesies) kamboja: plumeria obtusa, plumeria pudica, plumeria rubra dan plumeria acutifolia. Selain empat jenis di atas, ada pula Rubra Tricolor atau Rubra Hybrid yang merupakan hasil silangan.
Jenis silangan ini biasanya memiliki tanda berupa warna bunga yang bervariasi dan berkelopak besar. Varietas plumeria rubra, misalnya, ditandai ujung daun dan kelopak bunga runcing. Sedangkan plumeria obtuse ditandai dengan ujung daun dan kelopak membulat.

Karakteristik Kamboja
Kamboja sangat cantik sebagai elemen taman. Banyak area taman publik, perkantoran dan halaman rumah menjadi asri dengan kehadiran bunga ini. Sosok keseluruhan tanaman ini sangat eksotis dengan bentuk batang yang sangat artistik dan dekoratif.
Sebetulnya, kamboja termasuk tanaman sekulen (banyak mengandung air). Pohonnya bisa bertahan hidup hingga puluhan tahun dan mencapai tinggi 7-10 meter. Daunnya berwarna hijau dengan urat daun jelas terlihat.
Bisa dibilang, kamboja dapat berbunga sepanjang tahun. Bahkan, pada bulan-bulan tertentu kamboja berbunga banyak. Tangkai bunga muncul dari ujung batang, pada setiap tangkai bunga bisa dijumpai puluhan kuntum bunga. Biasanya, kamboja berbunga serentak, namun ada jenis tertentu yang bergantian.

Mudah Berkembang-biak
Umumnya, kamboja mudah berkembang-biak. Bisa dengan penyemaian biji atau stek batang. Tanaman ini juga bisa tumbuh di dataran tinggi dan rendah. Satu hal yang perlu diperhatikan, kamboja termasuk tanaman sekulen yang sering kekurangan air. Namun, bila kelebihan air batangnya menjadi busuk karena virus. Kamboja juga suka sinar matahari sepanjang hari, jadi tanamlah di area terbuka.
Untuk media tanam, sebaiknya gunakan media porus (tidak mengikat air). Misalnya, tanah kebun, pasir kasar dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Siram secukupnya 2 kali dalam seminggu.
Selain ditanam di lahan terbuka, kamboja juga terlihat cantik bila ditanam dalam pot. Pot dari semen cor ukuran besar paling cocok untuk kamboja. Hindari pot plastik karena lembab dan sistem drainasenya kurang baik.
Agar tampil prima, beri pupuk NPK setiap enam bulan sekali. Tanaman ini jarang terserang penyakit. Ulat dan belalang pengerat tak menyukai daun dan batangnya yang bergetah. Yang sering kita jumpai justru daun layu akibat serangan kutu dan virus daun.
Hindari penyakit layu daun dengan menjaga kebersihan media dan lakukan penyemprotan fungisida dan insektisida secara berkala.

Mengobati Berbagai Penyakit
Selain cantik dipandang, kamboja juga menyimpan sejuta manfaat. Getah putih yang terdapat di seluruh bagian tanaman mengandung fuvoplumierin. Zat ini dipercaya dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Bunganya yang cantik bermanfaat sebagai obat turun panas, batuk melancarkan air seni dan buang air besar.
Senyawa lain, seperti plumerid yang terdapat dalam kulit batang dapat menyembuhkan tumit pecah-pecah. Satu hal yang perlu diperhatikan, hindari getah kamboja dari mulut dan mata. Zat aktif yang terkandung di dalamnya dapat membuat gigi rontok dan merusak mata.


11 Mei 2009

Artikel

. Empat era perkembangan Teknologi computer :

Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut (Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern. Ahli-ahli manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael Hammer, Porter, sangat mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era modern.

Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor-faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya. Sehingga tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang notabene merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun 1960-

II. Era komputerisasi

Pemakaian komputer di masa ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, karena terbukti untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, mempergunakan komputer jauh lebih efisien (dari segi waktu dan biaya) dibandingkan dengan mempekerjakan berpuluh-puluh SDM untuk hal serupa. Pada era tersebut, belum terlihat suasana kompetisi yang sedemikian ketat.
Hampir semua perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang infrastruktur (listrik dan telekomunikasi) dan pertambangan pada saat itu membeli perangkat komputer untuk membantu kegiatan administrasinya sehari-hari. Keperluan organisasi yang paling banyak menyita waktu komputer pada saat itu adalah untuk administrasi back office, terutama yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan. Kunci dari keberhasilan perusahaan di era tahun 1980-an ini adalah penciptaan dan penguasaan informasi secara cepat dan akurat.


III. Era Globalisasi Informasi

Tidak ada negara yang mampu untuk mencegah mengalirnya informasi dari atau ke luar negara lain, karena batasan antara negara tidak dikenal dalam virtual world of computer. Penerapan teknologi seperti LAN, WAN, GlobalNet, Intranet, Internet, Ekstranet, semakin hari semakin merata dan membudaya di masyarakat. Terbukti sangat sulit untuk menentukan perangkat hukum yang sesuai dan terbukti efektif untuk menangkal segala hal yang berhubungan dengan penciptaan dan aliran informasi. Perusahaan-perusahaan pun sudah tidak terikat pada batasan fisik lagi. Melalui virtual world of computer, seseorang dapat mencari pelanggan di seluruh lapisan masyarakat dunia yang terhubung dengan jaringan internet. Sulit untuk dihitung besarnya uang atau investasi yang mengalir bebas melalui jaringan internet. Kebutuhan baru akan teknologi informasi yang cocok untuk perusahaan, yaitu teknologi yang mampu adaptif terhadap perubahan.

Tidak jarang perusahaan yang akhirnya harus mendefinisikan kembali visi dan misi bisnisnya, terutama yang bergelut di bidang pemberian jasa. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan perangkat canggih teknologi informasi telah merubah mindset manajemen perusahaan sehingga tidak jarang terjadi perusahaan yang banting stir menggeluti bidang lain. Bagi negara dunia ketiga atau yang sedang berkembang, dilema mengenai pemanfaatan teknologi informasi amat terasa. Di suatu sisi banyak perusahaan yang belum siap karena struktur budaya atau SDM-nya, sementara di pihak lain investasi besar harus dikeluarkan untuk membeli perangkat teknologi informasi. Tidak memiliki teknologi informasi, berarti tidak dapat bersaing dengan perusahaan multi nasional lainnya, alias harus gulung tikar.

IV. Perubahan Pola Piker Sebagai Syarat

Dari keempat era di atas, terlihat bagaimana alam kompetisi dan kemajuan teknologi informasi sejak dipergunakannya komputer dalam industri hingga saat ini terkait erat satu dan lainnya. Memasuki abad informasi berarti memasuki dunia dengan teknologi baru, teknologi informasi.



cerpen bahasa indonesei

ADA DUA LELAKI.

Keduanya adalah saudara kandung, Lahir di dalam keluarga yang taat beragama. Namun perilaku kedua orang itu berbeda dan akhirnya hidup mereka juga berbeda.

Yang tua, sejak kecil dikenal baik, alim dan ahli ibadah. Ia tidak suka menyakiti orang lain. Tidak suka hura-hura tak pernah menyentuh minuman gelas apalagi meminumnya. Tidak suka bergaul dengan wanita yang bukan mahromnya. Pernah dia dirayu seorang gadis cantik yang masih sepupunya, Namun ia teguh dalam keimanannya. Karena amal perbuatan yang baik dan akalnya yang miulia ia dicintai oleh warga dan masyarakat.

Sedangkan adinya, berbeda dengan kakaknya. Sejak kecil dikenal nakal. Sejak remaja sudah bias masuk tempat maksiat. Rumah bordil adalah tempat biasa ia mangkal. Hampir tiap hari ia mabuk dan melakukun berbagai maksiat di rumah bordil milaknya itu. Kadang ia juga ikut gerobolan perampok, untuk merampas harta orang lain. Saat merampok ia bahkan terkadang melakukan pemerkosaan. Hampir segala jenis maksiat dan perbuatan yang menjijikakan telah ia lakukan untuk memuaskan hawa nafsunya. Perbuatan jahat itu membuat dirinya dibenci oleh masyarakat dan keluarga.

Suatu ketika ketika, sang kakak yang alim dan ahli ibadah, merenung dalam kesepiannya. Tiba-tiba dengan halus sekali nafsunya barkata padannya,

“Sejak kecil aku selalu berbuat kebaikan dan beribadah. Aku telah mendapat tempat dihati masyarakat dan dikenal sebagai orang baik. Namun kau tidak pernah merasakan nikmatnya hidup sedikitpun. Kenapa kau tidak sesekali datang ketempat adikku menghibur diri di rumah bordilnya. Sesekali saja setelah itu aku bisa taubat. Dan membaca istigfar ribuan kali dalam sholat tahajjud. Bukankah Allah itu Maha Pengampun?”

Bujukan hawa nafsunya itu ternyata masuk dalam pikirannya setan pun dengan sangat halus masuk melalui pori-pori ban aliran darah. Ia berkata pda dirinya sendirai,

“ Benear juga. Kenapa aku tidak sesekali menghibur diri? Hidup Cuma sekali. Nanti malam aku mau menari dan bersenang-senang bersama wanita cantik di rumah bordil adikku. Setelah itu aku pulang dan bertobat kepada Allah Swt. Di Maha Pengasih Lagi Maha Pengampun.’’

Sementara itu di rumah bordil. Adiknya juga merenung ia merasa jenuh dengan hidup yang ia jalani. Nuraninya berkata, sudah bertahun-tahun aku hidup bergelimang dosa. Bermacam-macam maksiat telah aku lakukan. Apa aku akan hidup begini terus? Keluarga membenciku karena perbuatanku. Kenapa aku tidak mencoba hidup baik seperti kakak. Ah, bagaimana kalau aku telah mati. Bagaimana aku akan mempertanggungjawaban perbuatanku. Kalau begini terus aku kelak akan masuk neraka. Hidup susah di akherat sana. Sementara kakakku akan hidup nikmat da surga. Tidak! Aku tidak boleh hidup dalam lembah maksiat turus. Aku harus mencoba hidup di jalan yang lurus. Nanti malam aku akn pergi kemasjid tempat kakak beribadah. Aku mencoba sholat dan ikut sholat. Aku mau kembali ke pangkuan Allah swt. Aku mau beribadah sepanjang sisi hidupku. Semoga saja Allah mau mengampuni dosa-dosaku yang telah lalu.’’

Dan benarlah. Ketika malam datang kedua saudara itu melaksanakan niatnya masing-masing . Usai sholat magrib sang kakak kembali ke rumah, dan bergegas menuju rumah bordil. Adapun sang adik, telah pergi meninggalkan rumah bordil begitu mendengar adzan magrib. Jalan yang di ambil dua bersaudara itu tidak sama sehingga keduanya tidak bertemu d itengah jalan.

Sampai di rumah bordir sang kakak mencari adiknya. Namun tidak ada. Orang-orang yang ada di rumah bordil tidak ada yang tau kemana adikny itu pergi.

Meskipun adiknya tidak ada, ia tetap melaksanakan niatnya. Nafsu telah menguasai akal pikirannya. Ia pun menuruti segala yang di inginkan nafsunya di rumah bordir itu bersama para penaridan pelacur. Di tempat lain sang adik sampai di masjid tempat kakaknya biasa ibadah.

Ia sudah bertekat bulat untuk meninggal semua perbuatan buruknya. Ia mengambil air wudhu dan masuk ke dalam masjid. Ia mencari-cari kakaknya ternyata tidak ada. Padahal kakaknya selalu iktikaf dalam masjid usai magrib sampai isya’. Ia bertanya pada penjaga masjid, namun ia tidak tau kemana ia perginya. Meskipun tidak ada kakanya, niatnya telah bulat. Ia melakukan sholat dan beristigfar sebanyak-banyaknya dengan mata bercucuran air mata.

Tiba-tiba bumi bergoncang dengan hebatnya.

Aws ada gempa! Ada gempa! Teriak orang orang di jalan. Orng-orang panic keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Takut kalau rumah mereka runtuh. Sang adik yang sedang larut dalam kenikmatan tobatnya tidak beranjak diri dalam masjid. Ia tidak merasa kalau tidak ada gempa. Demikian sang kakak yang sedang larut dalam rumah bordir. Ia tidak merasa sama sekali merasakan kalau ada gempa. Goncangan gempa malam itu cukup keras. Beberapa bangunan roboh termasu masjisd dan rumah bordil.

Keosokan harinya sang kakak ditemukan tewas di antara reruntuhan rumah bordil di samping mayat seorang penari wanita dalam keadaan yang memelukan. Sedangkan adiknya ditemukan juga tewas dalam reruntuhan dalam masjid. Kedua tangannya mendekap sebuah mushaf di dadanya.

Masyarakat yang tau ilwah kedua kaka beradik itu meneteskan air mata. Mereka tidak habis pikir, orang yang mereka dikenal ahli ibadah kok bias tewas dengan cara yang sedemikian tragis. Sedangkan adiknya yang dikenal ahli maksiat kok bias khusnul khotimah. Dengan peristiwa ini orang-orang diberi pelajaran berharga. Bahwa kematian bias dating kapan saja. Hanya Allah yang tau. Maka jangan sekali-kali iseng menuruti hawa nafsu. Suapa tahu saat menuruti hawa nafsu itulah maut menjemput. Na’udzubillahi min dzalik. Bahwa niat baik itu harus dijaga, agar Allah swt. Menganugrahkan akhir hidup yang indah.

Akhir hidup yang diridhai-Nya

Ya allah, karuniakanlah kepada kami keteguhan dan keistiqomahan berada dalam jalan-Mu. Kharuniakanlah kepada kami husnul khotimah. Amin, ya Rabbal ‘Alamin.”